TUGAS AKHIR 2017
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRESTASI DENGAN METODE REGRESI LINIER SEDERHANA
ABSTRAK
Aspek
motivasi kerja karyawan menjadi aspek penting dalam prestasi karyawan. Tanpa adanya motivasi
dari atasan atau perusahaan kepada karyawan
untuk bekerja sama bagi kepentingan perusahaan, maka tujuan yang telah
ditetapkan tidak akan tercapai. Sebalikanya, apabila terdapat motivasi yang
tinggi dari para karyawan, maka hal ini merupakan suatu jaminan atas
keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Karyawan Administrasi di PT Agri Andalas, Bengkulu, selalu
melaksanakan apel setiap pagi sebelum bekerja, bersama dengan pimpinan.
Pimpinan selalu memberikan arahan kerja, motivasi, dan mengevaluasi hasil
pekerjaan karyawan. Dalam penelitian ini
bertujuan
untuk
mengetahui pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan
(Studi kasus pada karyawan administrasi PT Agri Andalas) Teknik analisis data yang
digunakan adalah regresi linier sederhana
dan menggunakan program software SPSS
versi 25 for windows. Berdasarkan hasil analisis
diperoleh sebagai berikut: bahwa
H1 : bi ≠ 0 yang artinya motivasi berpengaruh signifikan dan positif secara
parsial terhadap kinerja karyawan administrasi di perusahaan PT Agri Andalas.
Kata
kunci: Motivasi,
Prestasi Karyawan
No
Jenis Kelamin
Jumlah
Presentase (%)
1
Perempuan
3
27 %
2
Laki-Laki
8
73 %
TOTAL
11
100%
No
Status
Jumlah
Presentase
(%)
1
Menikah
10
91 %
2
Belum
Menikah
1
9 %
TOTAL
11
100%
No
Jenis
Kelamin
Jumlah
Presentase
(%)
1
20-30
3
27 %
2
31-40
1
9 %
3
41-50
7
64 %
TOTAL
11
100%
No
Status
Jumlah
Presentase
(%)
1
SLTA/SMA
9
82 %
2
Sarjana
2
18 %
TOTAL
11
100%
Variabel
Soal
R hitung
R tabel
Keterangan
Motivasi
(X)
X1
0,975
0,602
VALID
X2
0,8
0,602
VALID
X3
0,828
0,602
VALID
X4
0,8
0,602
VALID
X5
0,904
0,602
VALID
X6
0,796
0,602
VALID
X7
0,922
0,602
VALID
X8
0,933
0,602
VALID
Cronbach’s
Alpha
N of
Items
0,951
8
Item
Cronbach Alpha
R Tabel
Keterangan
X1
0,970
0,6
Reliabel
X2
0,970
0,6
Reliabel
X3
0,972
0,6
Reliabel
X4
0,970
0,6
Reliabel
X5
0,970
0,6
Reliabel
X6
0,972
0,6
Reliabel
X7
0971
0,6
Reliabel
X8
0,969
0,6
Reliabel
Item
Cronbach Alpha
R Tabel
Keterangan
Y1
0,971
0,6
Reliabel
Y2
0,971
0,6
Reliabel
Y3
0,971
0,6
Reliabel
Y4
0,970
0,6
Reliabel
Y5
0,971
0,6
Reliabel
Y6
0,970
0,6
Reliabel
Y7
0971
0,6
Reliabel
Y8
0,970
0,6
Reliabel
Y9
0,970
0,6
Reliabel
Y10
0,970
0,6
Reliabel
Y11
0,971
0,6
Reliabel
Y12
0,970
0,6
Reliabel
Y13
0,970
0,6
Reliabel
Y14
0,971
0,6
Reliabel
Y15
0,971
0,6
Reliabel
Y16
0,971
0,6
Reliabel
Y17
0,969
0,6
Reliabel
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Sumber
daya manusia (SDM) dituntut untuk terus-menerus mampu mengembangkan diri secara
proaktif. SDM harus menjadi manusia-manusia pembelajar, yaitu pribadi-pribadi
yang mau belajar dan bekerja keras dengan penuh semangat, sehingga potensi
dapat berkembang secara maksimal. Sumber daya manusia yang ada di perusahaan
salah satunya adalah karyawan atau pegawai. Karyawan atau pegawai yang dapat
dikelola dengan baik dan benar oleh perusahaan akan memberikan keuntungan
terhadap perusahaan seperti misalnya visi dan misi perusahaan tercapai dengan
baik. Namun sebaliknya, apabila perusahaan salah dalam mengelola dan
mengarahkan karyawan, maka salah satu akibat yang terjadi adalah kinerja
karyawan kurang maksimal dan optimal.
Untuk
mencapai tujuan organisasi, tentunya karyawan dituntut untuk memaksimalkan
kinerja yang mereka miliki, dalam arti perusahaan harus dapat menciptakan
keunggulan kompetitif melalui pengelolaan dan pengkoordinasian sumber daya
manusia secara efektif dan efisien agar dapat bersaing dengan para kompetitor.
Sebuah kinerja bisa mengalami fluktuatif berdasarkan kondisi dan situasi yang
turut memengaruhinya. Ketika kinerja suatu perusahaan mengalami kenaikan maka
pengaruh pada profit perusahaan juga akan terjadi peningkatan, dan begitu juga
pada saat kinerja perusahaan mengalami kemunduran maka ini akan berakibat pada
penurunan profit perusahaan. Seorang pemimpin harus dapat memotivasi untuk meningkatkan
prestasi bawahannya, karena seorang pemimpin akan sangat mempengaruhi
keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya.
Aspek motivasi kerja karyawan menjadi
aspek penting dalam prestasi
karyawan. Tanpa adanya motivasi dari atasan atau
perusahaan kepada karyawan untuk bekerja sama bagi
kepentingan perusahaan, maka tujuan yang telah ditetapkan tidak akan tercapai.
Sebalikanya, apabila terdapat motivasi yang tinggi dari para karyawan, maka hal
ini merupakan suatu jaminan atas keberhasilan perusahaan dalam mencapai
tujuannya. Karyawan Administrasi di PT Agri
Andalas, Bengkulu, selalu melaksanakan apel setiap pagi
sebelum bekerja, bersama dengan pimpinan. Pimpinan selalu memberikan arahan kerja,
motivasi, dan mengevaluasi hasil pekerjaan karyawan. Maka latar belakang dari
permasalahan diatas adalah belum adanya evaluasi mengenai pengaruh motivasi
terhadap prestasi karyawan terutama pada bagian
administrasi. Dalam kaitannya dengan uraian tersebut, maka penulis mengangkat
judul: “Pengaruh Motivasi terhadap Prestasi Karyawan Administrasi pada PT Agri Andalas
Bengkulu”
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalahnya adalah apakah motivasi
berpengaruh terhadap prestasi
karyawan administrasi ?
Tujuan
Berdasarkan perumusan masalah yang ada, maka tujuan
dilakukannya penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh motivasi terhadap prestas karyawan administrasi.
Manfaat
Berdasarkan tujuan
penelitian, maka manfaat dari penelitian ini adalah memberikan tambahan
informasi dan masukan sebagai bahan pertimbangan dalam motivasi yang bertujuan
untuk meningkatkan prestasi
karyawan administrasi.
Batasan Masalah
Agar permasalahan yang dibahas tidak keluar dari topik
pembahasan, maka dalam kajian tugas akhir ini hanya terbatas pada :
1.
Penelitian
ini hanya membahas pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan administrasi.
2.
Responden
dalam penelitian ini hanya karyawan bagian administrasi PT Agri Andalas dan
menggunakan data kuesioner dengan skala likert.
3.
Pada
penelitian kali ini tidak membahas variabel lain selain variabel motivasi dan
prestasi karyawan
4.
Sampel
yang digunakan yakni sampling jenuh, semua anggota populasi digunakan sebagai
sampel.
5.
Pengolahan data ini menggunakan software SPSS versi 25 for windows.
Hipotesis Penelitian
Parsial
Ho: Tidak terdapat pengaruh antara
motivasi terhadap prestasi karyawan administrasi di PT Agri Andalas.
Ha: Terdapat pengaruh antara motivasi
terhadap prestasi karyawan administrasi di PT Agri Andalas.
METODOLOGI
Objek Penelitian
Objek penelitian ini
adalah motivasi sebagai variabel
independen terhadap prestasi karyawan administrasi sebagai variabel dependen. Pelaksanaan
penelitian ini selama 3 bulan yang dimulai tanggal 24 februari sampai dengan 30
Mei 2019 berlokasi
di PT Agri Andalas Desa Dermayu, Air Periukan, Kabupaten Seluma,
Bengkulu “Pengaruh Motivasi terhadap Prestasi Karyawan Administrasi”.
Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi pada
penelitian ini adalah karyawan bagian administrasi PMKS PT Agri Andalas berjumlah 11 orang. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu
mengambil semua populasi untuk dijadikan sebagai sampel. Maka ditentukan sampel
sebesar 11 orang.
Definisi Variabel Penelitian
Variabel penelitian yang menjadi objek dalam
penelitian ini adalah motivasi dan prestasi karyawan.
Definisi dari setiap variabel sebagai berikut:
1.
Motivasi
mempersoalkan bagaimana cara mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka mau
bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilan untuk
mewujudkan tujuan perusahaan (Hasibuan, 1999).
2.
Prestassi merupakan hasil
pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi,
kepuasan konsumen dan memberikan kontribusi ekonomi (Amstrong dan Baron, 1998).
Metode Pengumpulan Data
1.
Pengamatan (Observasi). Peneliti melakukan pengamatan
langsung di PMKS PT Agri Andalas Bengkulu
2. Angket (Kuisioner), yaitu teknik pengumpulan
data dengan memberikan daftar pertanyaan kepada responden. Dalam pengukurannya,
setiap responden diminta pendapatnya mengenai suatu pernyataan, dengan skala
penilaian Likert dari 1 (satu) sampai
5 (lima) dengan ketentuan Sangat Tidak Setuju (STS) nilai bobot 1 (satu), Tidak
Setuju (TS) nilai bobot 2 (dua), Ragu-Ragu (R) nilai bobot 3 (tiga),
Setuju (S) nilai bobot 4 (empat), Sangat setuju (SS) nilai bobot 5 (lima).
Metode Pengolahan Data
Metode pengolahan merupakan cara yang dilakukan untuk proses
pengolahan data yang telah diperoleh. Adapun langkah pengolahan data sebagai
berikut :
1. Uji Instrumen
a.
Uji Validitas. Uji ini
dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesahihan dari kuisioner. Kesahihan
disini mempunyai arti kuisioner yang digunakan mampu untuk mengukur apa yang
akan diukur oleh kuisioner (kebenaran). Uji
validitas ini dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung (nilai corrected item – total correlation) dengan r tabel. Dengan ketentuan nilai r tabel
untuk degree of freedom (df) = n – 2
(n adalah jumlah sampel) dan tingkat signifikansi 0,05.
b.
Uji Reliabilitas. Uji reliabilitas merupakan uji
kehandalan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh sebuah alat ukur dapat
diandalkan atau dipercaya. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memiliki Cronbach Alfa > 0,60 (Ghozali, 2001).
3. Analisis Regresi Linier Sederhana
Model
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier sederhana
yaitu suatu analisis yang mengkukur pengaruh antara vaiabel bebas terhadap
variabel terikat. Adapun persamaannya sebagai berikut (Sujarweni, 2015) :
𝒀 = a + 𝒃x
Keterangan:
Y = Prestasi
karyawan Administrasi
a = Konstanta
b = Koefisien regresi
X =
Motivasi
Pengujian
hipotesis atas regresi dan korelasi digunakan dengan alat analisis
berikut:
a. Pengujian Regresi secara Parsial (Uji t)
b. Koefisien Determinasi
analisis
regresi linier sederhana adalah hubungan secara linier antara satu variabel
independen (X) dengan variabel dependen (Y)
Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independent
dengan variabel dependen apakah positif atau negatif.
Pengumpulan Data
Responden dalam kuisioner yang digunakan dalam
pengumpulan data ini adalah karyawan bagian administrasi kantor PMKS PT Agri Andalas, yaitu kerani payroll, pembantu kerani1,
pembantu kerani2, kasir, kerani transport, kerani timbang1, kerani timbang2,
KA.gudang, kerani gudang1, kerani gudang2, kerani gudang3 . Jumlah
responden dalam kuisioner ini terdapat 11
orang.
Karakteristik Responden
1. Jenis Kelamin
2. Status Pernikahan
3. Usia
4.
Tingkat
Pendidikan
Sumber: Data Olahan Kuisioner (2020)
Pengolahan Data
Uji Validitas dan Reliabilitas Kuisioner
Hasil Uji Validitas
Sumber: Data Olahan Kuesioner
spss 25, 2020
Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020
Hasil Uji Realibilitas
Reliabel variabel motivasi (x)
Sumber: Data Olahan Kuesioner
spss 25, 2020
Reliabel variabel prestasi (Y)
Sumber: Data Olahan Kuesioner
spss 25, 2020
Analisis dan pembahasan
Regresi Linier Sedehan
1. Uji Determinasi
Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020
2. Uji Regresi dan Uji parsial (t)
Y = a+bx
Y = 18,995 + 1,567X
Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020
Persamaan regresi, Y=18,995 + 1,567X yang dapat diartikan:
a. Prestasi
karyawan dapat dilihat pada nilai konstanta sebesar 18,995 dengan asumsi
tidak memperhitungkan adanya variabel motivasi.
b.
Motivasi
bertanda positif terhadap kinerja dengan koefisien regresi sebesar 1,567. Nilai
signifikan sebesar 0,006 dibawah 0,05. Hasil perhitungan pada regresi sederhana
diperoleh nilai t hitung berada pada daerah Ho ditolak dan Ha diterima maka
angka tersebut menunjukkan nilai yang signifikan yang artinya terdapat pengaruh
antara motivasi terhadap kinerja karyawan administrasi.
Pembahasan
Pengaruh
motivasi terhadap prestasi karyawan berdasarkan nilai R Square yang didapat sebesar 0,587 atau 58,7%
menjelaskan
besarnya pengaruh variabel X (motivasi)
terhadap variabel Y (prestasi karyawan).
Nilai R Square di atas dapat
diartikan bahwa besarnya pengaruh variabel X terhadap Y adalah sebesar 58,7% sedangkan sisanya 41,3%
dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang
diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh motivasi terhadap prestasi
karyawan berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai t
hitung 3,579
dan taraf signifikan 0,006 lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa
secara statistik membuktikan bahwa motivasi berpengaruh positif terhadap
kinerja karyawan.
Persamaan regresi sederhana yang didapatkan adalah Y = 18,995
+ 1,567X
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan
sebelumnya, maka dapat disimpulkan menjadi beberapa hal sebagai berikut :
1. Hasil
analisis koefisien regresi, maka didapatkan persamaan regresi linier sederhana
yaitu : Y=18.995 + 1.567X
2. H1
: bi ≠ 0 yang artinya motivasi berpengaruh signifikan dan positif
secara parsial terhadap kinerja karyawan administrasi di perusahaan PT Agri
Andalas.
3. Berdasarkan uji probabilistik
statistik, dengan thitung 3,579 dan sig. sebesar 0,006 yang lebih kecil dari
0,05 pada taraf nyata 5%.
4. Besarnya variabel motivasi (X) terhadap
prestasi karyawan (Y) sebesar 58,7%.
Saran
Dari kesimpulan yang telah diperoleh maka, dapat diberikan saran sebagai
berikut :
1. Pemberian motivasi dapat meningkatkan gairah
bekerja pada karyawan yang berdampak pada hasil kerja atau prestasi karyawan.
2. Perusahaan hendaknya mempertahankan semangat
atau gairah karyawan dalam bekerja dengan selalu memberikan motivasi kerja
kepada karyawan. Karena karyawan adalah asset penting perusahaan.
3. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dapat
menganalisis lebih dari dua variabel dengan menggunakan regresi linier
berganda.
DAFTAR PUSTAKA
Fahmi, I. (2018). Pengantar Ilmu Kepemimpinan.
Depok: Rajawali Pers.
Kaswan.
(2016). Pengembangan Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni,
V. W. (2015). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta:
Pustakabarupress.
Sukmalana,
S. (2008). Metode dan Teknik Penulisan Karya Ilmiah (Tesis dan Disertasi).
Jakarta: Universitas Suryadharma.
Sunyoto,
D. (2012). Analisis Validitas & Asumsi Klasik. Yogyakarta: Penerbit
Gava Media.
Sutrisno,
E. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media
Group.
Wirjana,
B. R. (2007). Mencapai Manajemen Berkualitas. Yogyakarta: ANDI
ABSTRAK
Aspek
motivasi kerja karyawan menjadi aspek penting dalam prestasi karyawan. Tanpa adanya motivasi
dari atasan atau perusahaan kepada karyawan
untuk bekerja sama bagi kepentingan perusahaan, maka tujuan yang telah
ditetapkan tidak akan tercapai. Sebalikanya, apabila terdapat motivasi yang
tinggi dari para karyawan, maka hal ini merupakan suatu jaminan atas
keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Karyawan Administrasi di PT Agri Andalas, Bengkulu, selalu
melaksanakan apel setiap pagi sebelum bekerja, bersama dengan pimpinan.
Pimpinan selalu memberikan arahan kerja, motivasi, dan mengevaluasi hasil
pekerjaan karyawan. Dalam penelitian ini
bertujuan
untuk
mengetahui pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan
(Studi kasus pada karyawan administrasi PT Agri Andalas) Teknik analisis data yang
digunakan adalah regresi linier sederhana
dan menggunakan program software SPSS
versi 25 for windows. Berdasarkan hasil analisis
diperoleh sebagai berikut: bahwa
H1 : bi ≠ 0 yang artinya motivasi berpengaruh signifikan dan positif secara
parsial terhadap kinerja karyawan administrasi di perusahaan PT Agri Andalas.
Kata
kunci: Motivasi,
Prestasi Karyawan
|
No |
Jenis Kelamin |
Jumlah |
Presentase (%) |
|
1 |
Perempuan |
3 |
27 % |
|
2 |
Laki-Laki |
8 |
73 % |
|
TOTAL |
11 |
100% |
|
|
No |
Status |
Jumlah |
Presentase
(%) |
|
1 |
Menikah |
10 |
91 % |
|
2 |
Belum
Menikah |
1 |
9 % |
|
TOTAL |
11 |
100% |
|
|
No |
Jenis
Kelamin |
Jumlah |
Presentase
(%) |
|
1 |
20-30 |
3 |
27 % |
|
2 |
31-40 |
1 |
9 % |
|
3 |
41-50 |
7 |
64 % |
|
TOTAL |
11 |
100% |
|
|
No |
Status |
Jumlah |
Presentase
(%) |
|
1 |
SLTA/SMA |
9 |
82 % |
|
2 |
Sarjana |
2 |
18 % |
|
TOTAL |
11 |
100% |
|
|
Variabel |
Soal |
R hitung |
R tabel |
Keterangan |
|
Motivasi
(X) |
X1 |
0,975 |
0,602 |
VALID |
|
X2 |
0,8 |
0,602 |
VALID |
|
|
X3 |
0,828 |
0,602 |
VALID |
|
|
X4 |
0,8 |
0,602 |
VALID |
|
|
X5 |
0,904 |
0,602 |
VALID |
|
|
X6 |
0,796 |
0,602 |
VALID |
|
|
X7 |
0,922 |
0,602 |
VALID |
|
|
X8 |
0,933 |
0,602 |
VALID |
|
Cronbach’s
Alpha |
N of
Items |
|
0,951 |
8 |
|
Item |
Cronbach Alpha |
R Tabel |
Keterangan |
|
X1 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
X2 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
X3 |
0,972 |
0,6 |
Reliabel |
|
X4 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
X5 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
X6 |
0,972 |
0,6 |
Reliabel |
|
X7 |
0971 |
0,6 |
Reliabel |
|
X8 |
0,969 |
0,6 |
Reliabel |
|
Item |
Cronbach Alpha |
R Tabel |
Keterangan |
|
Y1 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y2 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y3 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y4 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y5 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y6 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y7 |
0971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y8 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y9 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y10 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y11 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y12 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y13 |
0,970 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y14 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y15 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y16 |
0,971 |
0,6 |
Reliabel |
|
Y17 |
0,969 |
0,6 |
Reliabel |
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Sumber
daya manusia (SDM) dituntut untuk terus-menerus mampu mengembangkan diri secara
proaktif. SDM harus menjadi manusia-manusia pembelajar, yaitu pribadi-pribadi
yang mau belajar dan bekerja keras dengan penuh semangat, sehingga potensi
dapat berkembang secara maksimal. Sumber daya manusia yang ada di perusahaan
salah satunya adalah karyawan atau pegawai. Karyawan atau pegawai yang dapat
dikelola dengan baik dan benar oleh perusahaan akan memberikan keuntungan
terhadap perusahaan seperti misalnya visi dan misi perusahaan tercapai dengan
baik. Namun sebaliknya, apabila perusahaan salah dalam mengelola dan
mengarahkan karyawan, maka salah satu akibat yang terjadi adalah kinerja
karyawan kurang maksimal dan optimal.
Untuk
mencapai tujuan organisasi, tentunya karyawan dituntut untuk memaksimalkan
kinerja yang mereka miliki, dalam arti perusahaan harus dapat menciptakan
keunggulan kompetitif melalui pengelolaan dan pengkoordinasian sumber daya
manusia secara efektif dan efisien agar dapat bersaing dengan para kompetitor.
Sebuah kinerja bisa mengalami fluktuatif berdasarkan kondisi dan situasi yang
turut memengaruhinya. Ketika kinerja suatu perusahaan mengalami kenaikan maka
pengaruh pada profit perusahaan juga akan terjadi peningkatan, dan begitu juga
pada saat kinerja perusahaan mengalami kemunduran maka ini akan berakibat pada
penurunan profit perusahaan. Seorang pemimpin harus dapat memotivasi untuk meningkatkan
prestasi bawahannya, karena seorang pemimpin akan sangat mempengaruhi
keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya.
Aspek motivasi kerja karyawan menjadi
aspek penting dalam prestasi
karyawan. Tanpa adanya motivasi dari atasan atau
perusahaan kepada karyawan untuk bekerja sama bagi
kepentingan perusahaan, maka tujuan yang telah ditetapkan tidak akan tercapai.
Sebalikanya, apabila terdapat motivasi yang tinggi dari para karyawan, maka hal
ini merupakan suatu jaminan atas keberhasilan perusahaan dalam mencapai
tujuannya. Karyawan Administrasi di PT Agri
Andalas, Bengkulu, selalu melaksanakan apel setiap pagi
sebelum bekerja, bersama dengan pimpinan. Pimpinan selalu memberikan arahan kerja,
motivasi, dan mengevaluasi hasil pekerjaan karyawan. Maka latar belakang dari
permasalahan diatas adalah belum adanya evaluasi mengenai pengaruh motivasi
terhadap prestasi karyawan terutama pada bagian
administrasi. Dalam kaitannya dengan uraian tersebut, maka penulis mengangkat
judul: “Pengaruh Motivasi terhadap Prestasi Karyawan Administrasi pada PT Agri Andalas
Bengkulu”
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalahnya adalah apakah motivasi
berpengaruh terhadap prestasi
karyawan administrasi ?
Tujuan
Berdasarkan perumusan masalah yang ada, maka tujuan
dilakukannya penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh motivasi terhadap prestas karyawan administrasi.
Manfaat
Berdasarkan tujuan
penelitian, maka manfaat dari penelitian ini adalah memberikan tambahan
informasi dan masukan sebagai bahan pertimbangan dalam motivasi yang bertujuan
untuk meningkatkan prestasi
karyawan administrasi.
Batasan Masalah
Agar permasalahan yang dibahas tidak keluar dari topik
pembahasan, maka dalam kajian tugas akhir ini hanya terbatas pada :
1.
Penelitian
ini hanya membahas pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan administrasi.
2.
Responden
dalam penelitian ini hanya karyawan bagian administrasi PT Agri Andalas dan
menggunakan data kuesioner dengan skala likert.
3.
Pada
penelitian kali ini tidak membahas variabel lain selain variabel motivasi dan
prestasi karyawan
4.
Sampel
yang digunakan yakni sampling jenuh, semua anggota populasi digunakan sebagai
sampel.
5.
Pengolahan data ini menggunakan software SPSS versi 25 for windows.
Hipotesis Penelitian
Parsial
Ho: Tidak terdapat pengaruh antara
motivasi terhadap prestasi karyawan administrasi di PT Agri Andalas.
Ha: Terdapat pengaruh antara motivasi
terhadap prestasi karyawan administrasi di PT Agri Andalas.
METODOLOGI
Objek Penelitian
Objek penelitian ini
adalah motivasi sebagai variabel
independen terhadap prestasi karyawan administrasi sebagai variabel dependen. Pelaksanaan
penelitian ini selama 3 bulan yang dimulai tanggal 24 februari sampai dengan 30
Mei 2019 berlokasi
di PT Agri Andalas Desa Dermayu, Air Periukan, Kabupaten Seluma,
Bengkulu “Pengaruh Motivasi terhadap Prestasi Karyawan Administrasi”.
Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi pada
penelitian ini adalah karyawan bagian administrasi PMKS PT Agri Andalas berjumlah 11 orang. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu
mengambil semua populasi untuk dijadikan sebagai sampel. Maka ditentukan sampel
sebesar 11 orang.
Definisi Variabel Penelitian
Variabel penelitian yang menjadi objek dalam
penelitian ini adalah motivasi dan prestasi karyawan.
Definisi dari setiap variabel sebagai berikut:
1.
Motivasi
mempersoalkan bagaimana cara mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka mau
bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilan untuk
mewujudkan tujuan perusahaan (Hasibuan, 1999).
2. Prestassi merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasan konsumen dan memberikan kontribusi ekonomi (Amstrong dan Baron, 1998).
Metode Pengumpulan Data
1.
Pengamatan (Observasi). Peneliti melakukan pengamatan
langsung di PMKS PT Agri Andalas Bengkulu
2. Angket (Kuisioner), yaitu teknik pengumpulan
data dengan memberikan daftar pertanyaan kepada responden. Dalam pengukurannya,
setiap responden diminta pendapatnya mengenai suatu pernyataan, dengan skala
penilaian Likert dari 1 (satu) sampai
5 (lima) dengan ketentuan Sangat Tidak Setuju (STS) nilai bobot 1 (satu), Tidak
Setuju (TS) nilai bobot 2 (dua), Ragu-Ragu (R) nilai bobot 3 (tiga),
Setuju (S) nilai bobot 4 (empat), Sangat setuju (SS) nilai bobot 5 (lima).
Metode Pengolahan Data
Metode pengolahan merupakan cara yang dilakukan untuk proses
pengolahan data yang telah diperoleh. Adapun langkah pengolahan data sebagai
berikut :
1. Uji Instrumen
a.
Uji Validitas. Uji ini
dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesahihan dari kuisioner. Kesahihan
disini mempunyai arti kuisioner yang digunakan mampu untuk mengukur apa yang
akan diukur oleh kuisioner (kebenaran). Uji
validitas ini dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung (nilai corrected item – total correlation) dengan r tabel. Dengan ketentuan nilai r tabel
untuk degree of freedom (df) = n – 2
(n adalah jumlah sampel) dan tingkat signifikansi 0,05.
b.
Uji Reliabilitas. Uji reliabilitas merupakan uji
kehandalan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh sebuah alat ukur dapat
diandalkan atau dipercaya. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memiliki Cronbach Alfa > 0,60 (Ghozali, 2001).
3. Analisis Regresi Linier Sederhana
Model
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier sederhana
yaitu suatu analisis yang mengkukur pengaruh antara vaiabel bebas terhadap
variabel terikat. Adapun persamaannya sebagai berikut
𝒀 = a + 𝒃x
Keterangan:
Y = Prestasi
karyawan Administrasi
a = Konstanta
b = Koefisien regresi
X =
Motivasi
Pengujian
hipotesis atas regresi dan korelasi digunakan dengan alat analisis
berikut:
a. Pengujian Regresi secara Parsial (Uji t)
b. Koefisien Determinasi
analisis
regresi linier sederhana adalah hubungan secara linier antara satu variabel
independen (X) dengan variabel dependen (Y)
Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independent
dengan variabel dependen apakah positif atau negatif.
Pengumpulan Data
Responden dalam kuisioner yang digunakan dalam
pengumpulan data ini adalah karyawan bagian administrasi kantor PMKS PT Agri Andalas, yaitu kerani payroll, pembantu kerani1,
pembantu kerani2, kasir, kerani transport, kerani timbang1, kerani timbang2,
KA.gudang, kerani gudang1, kerani gudang2, kerani gudang3 . Jumlah
responden dalam kuisioner ini terdapat 11
orang.
Karakteristik Responden
1. Jenis Kelamin
2. Status Pernikahan
3. Usia
4.
Tingkat
Pendidikan
Sumber: Data Olahan Kuisioner (2020)
Pengolahan Data
Uji Validitas dan Reliabilitas Kuisioner
Hasil Uji Validitas
Sumber: Data Olahan Kuesioner
spss 25, 2020
Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020
Hasil Uji Realibilitas
Reliabel variabel motivasi (x)
Sumber: Data Olahan Kuesioner
spss 25, 2020
Reliabel variabel prestasi (Y)
Sumber: Data Olahan Kuesioner
spss 25, 2020
Analisis dan pembahasan
Regresi Linier Sedehan
1. Uji Determinasi
Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020
2. Uji Regresi dan Uji parsial (t)
Y = a+bx
Y = 18,995 + 1,567X
Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020
Persamaan regresi, Y=18,995 + 1,567X yang dapat diartikan:
a. Prestasi
karyawan dapat dilihat pada nilai konstanta sebesar 18,995 dengan asumsi
tidak memperhitungkan adanya variabel motivasi.
b.
Motivasi
bertanda positif terhadap kinerja dengan koefisien regresi sebesar 1,567. Nilai
signifikan sebesar 0,006 dibawah 0,05. Hasil perhitungan pada regresi sederhana
diperoleh nilai t hitung berada pada daerah Ho ditolak dan Ha diterima maka
angka tersebut menunjukkan nilai yang signifikan yang artinya terdapat pengaruh
antara motivasi terhadap kinerja karyawan administrasi.
Pembahasan
Pengaruh
motivasi terhadap prestasi karyawan berdasarkan nilai R Square yang didapat sebesar 0,587 atau 58,7%
menjelaskan
besarnya pengaruh variabel X (motivasi)
terhadap variabel Y (prestasi karyawan).
Nilai R Square di atas dapat
diartikan bahwa besarnya pengaruh variabel X terhadap Y adalah sebesar 58,7% sedangkan sisanya 41,3%
dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang
diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh motivasi terhadap prestasi
karyawan berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai t
hitung 3,579
dan taraf signifikan 0,006 lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa
secara statistik membuktikan bahwa motivasi berpengaruh positif terhadap
kinerja karyawan.
Persamaan regresi sederhana yang didapatkan adalah Y = 18,995
+ 1,567X
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan
sebelumnya, maka dapat disimpulkan menjadi beberapa hal sebagai berikut :
1. Hasil
analisis koefisien regresi, maka didapatkan persamaan regresi linier sederhana
yaitu : Y=18.995 + 1.567X
2. H1
: bi ≠ 0 yang artinya motivasi berpengaruh signifikan dan positif
secara parsial terhadap kinerja karyawan administrasi di perusahaan PT Agri
Andalas.
3. Berdasarkan uji probabilistik
statistik, dengan thitung 3,579 dan sig. sebesar 0,006 yang lebih kecil dari
0,05 pada taraf nyata 5%.
4. Besarnya variabel motivasi (X) terhadap
prestasi karyawan (Y) sebesar 58,7%.
Saran
Dari kesimpulan yang telah diperoleh maka, dapat diberikan saran sebagai
berikut :
1. Pemberian motivasi dapat meningkatkan gairah
bekerja pada karyawan yang berdampak pada hasil kerja atau prestasi karyawan.
2. Perusahaan hendaknya mempertahankan semangat
atau gairah karyawan dalam bekerja dengan selalu memberikan motivasi kerja
kepada karyawan. Karena karyawan adalah asset penting perusahaan.
3. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dapat
menganalisis lebih dari dua variabel dengan menggunakan regresi linier
berganda.
DAFTAR PUSTAKA
Fahmi, I. (2018). Pengantar Ilmu Kepemimpinan.
Depok: Rajawali Pers.
Kaswan.
(2016). Pengembangan Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni,
V. W. (2015). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta:
Pustakabarupress.
Sukmalana,
S. (2008). Metode dan Teknik Penulisan Karya Ilmiah (Tesis dan Disertasi).
Jakarta: Universitas Suryadharma.
Sunyoto,
D. (2012). Analisis Validitas & Asumsi Klasik. Yogyakarta: Penerbit
Gava Media.
Sutrisno,
E. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media
Group.
Wirjana,
B. R. (2007). Mencapai Manajemen Berkualitas. Yogyakarta: ANDI
Komentar
Posting Komentar