TUGAS AKHIR 2017


PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRESTASI 
DENGAN METODE REGRESI LINIER SEDERHANA



ABSTRAK

Aspek motivasi kerja karyawan menjadi aspek penting dalam prestasi karyawan. Tanpa adanya motivasi dari atasan atau perusahaan kepada karyawan untuk bekerja sama bagi kepentingan perusahaan, maka tujuan yang telah ditetapkan tidak akan tercapai. Sebalikanya, apabila terdapat motivasi yang tinggi dari para karyawan, maka hal ini merupakan suatu jaminan atas keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Karyawan Administrasi di PT Agri Andalas, Bengkulu, selalu melaksanakan apel setiap pagi sebelum bekerja, bersama dengan pimpinan. Pimpinan selalu memberikan arahan kerja, motivasi, dan mengevaluasi hasil pekerjaan karyawan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan (Studi kasus pada karyawan administrasi PT Agri Andalas) Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana dan menggunakan program software SPSS versi 25 for windows. Berdasarkan hasil analisis diperoleh sebagai berikut: bahwa H1 : bi ≠ 0 yang artinya motivasi berpengaruh signifikan dan positif secara parsial terhadap kinerja karyawan administrasi di perusahaan PT Agri Andalas.

Kata kunci: Motivasi, Prestasi Karyawan

 


No

Jenis Kelamin

Jumlah

Presentase (%)

1

Perempuan

3

27 %

2

Laki-Laki

8

73 %

TOTAL

11

100%

No

Status

Jumlah

Presentase (%)

1

Menikah

10

91 %

2

Belum Menikah

1

9 %

TOTAL

11

100%

No

Jenis Kelamin

Jumlah

Presentase (%)

1

20-30

3

27 %

2

31-40

1

9 %

3

41-50

7

64 %

TOTAL

11

100%

No

Status

Jumlah

Presentase (%)

1

SLTA/SMA

9

82 %

2

Sarjana

2

18 %

TOTAL

11

100%

Variabel

Soal

R hitung

R tabel

Keterangan

Motivasi (X)

X1

0,975

0,602

VALID

X2

0,8

0,602

VALID

X3

0,828

0,602

VALID

X4

0,8

0,602

VALID

X5

0,904

0,602

VALID

X6

0,796

0,602

VALID

X7

0,922

0,602

VALID

X8

0,933

0,602

VALID

Cronbach’s Alpha

N of Items

0,951

8

Item

Cronbach Alpha

R Tabel

Keterangan

X1

0,970

0,6

Reliabel

X2

0,970

0,6

Reliabel

X3

0,972

0,6

Reliabel

X4

0,970

0,6

Reliabel

X5

0,970

0,6

Reliabel

X6

0,972

0,6

Reliabel

X7

0971

0,6

Reliabel

X8

0,969

0,6

Reliabel

Item

Cronbach Alpha

R Tabel

Keterangan

Y1

0,971

0,6

Reliabel

Y2

0,971

0,6

Reliabel

Y3

0,971

0,6

Reliabel

Y4

0,970

0,6

Reliabel

Y5

0,971

0,6

Reliabel

Y6

0,970

0,6

Reliabel

Y7

0971

0,6

Reliabel

Y8

0,970

0,6

Reliabel

Y9

0,970

0,6

Reliabel

Y10

0,970

0,6

Reliabel

Y11

0,971

0,6

Reliabel

Y12

0,970

0,6

Reliabel

Y13

0,970

0,6

Reliabel

Y14

0,971

0,6

Reliabel

Y15

0,971

0,6

Reliabel

Y16

0,971

0,6

Reliabel

Y17

0,969

0,6

Reliabel


PENDAHULUAN

 

Latar Belakang

Sumber daya manusia (SDM) dituntut untuk terus-menerus mampu mengembangkan diri secara proaktif. SDM harus menjadi manusia-manusia pembelajar, yaitu pribadi-pribadi yang mau belajar dan bekerja keras dengan penuh semangat, sehingga potensi dapat berkembang secara maksimal. Sumber daya manusia yang ada di perusahaan salah satunya adalah karyawan atau pegawai. Karyawan atau pegawai yang dapat dikelola dengan baik dan benar oleh perusahaan akan memberikan keuntungan terhadap perusahaan seperti misalnya visi dan misi perusahaan tercapai dengan baik. Namun sebaliknya, apabila perusahaan salah dalam mengelola dan mengarahkan karyawan, maka salah satu akibat yang terjadi adalah kinerja karyawan kurang maksimal dan optimal.

Untuk mencapai tujuan organisasi, tentunya karyawan dituntut untuk memaksimalkan kinerja yang mereka miliki, dalam arti perusahaan harus dapat menciptakan keunggulan kompetitif melalui pengelolaan dan pengkoordinasian sumber daya manusia secara efektif dan efisien agar dapat bersaing dengan para kompetitor. Sebuah kinerja bisa mengalami fluktuatif berdasarkan kondisi dan situasi yang turut memengaruhinya. Ketika kinerja suatu perusahaan mengalami kenaikan maka pengaruh pada profit perusahaan juga akan terjadi peningkatan, dan begitu juga pada saat kinerja perusahaan mengalami kemunduran maka ini akan berakibat pada penurunan profit perusahaan. Seorang pemimpin harus dapat memotivasi untuk meningkatkan prestasi bawahannya, karena seorang pemimpin akan sangat mempengaruhi keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya.

Aspek motivasi kerja karyawan menjadi aspek penting dalam prestasi karyawan. Tanpa adanya motivasi dari atasan atau perusahaan kepada karyawan untuk bekerja sama bagi kepentingan perusahaan, maka tujuan yang telah ditetapkan tidak akan tercapai. Sebalikanya, apabila terdapat motivasi yang tinggi dari para karyawan, maka hal ini merupakan suatu jaminan atas keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Karyawan Administrasi di PT Agri Andalas, Bengkulu, selalu melaksanakan apel setiap pagi sebelum bekerja, bersama dengan pimpinan. Pimpinan selalu memberikan arahan kerja, motivasi, dan mengevaluasi hasil pekerjaan karyawan. Maka latar belakang dari permasalahan diatas adalah belum adanya evaluasi mengenai pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan terutama pada bagian administrasi. Dalam kaitannya dengan uraian tersebut, maka penulis mengangkat judul: “Pengaruh Motivasi terhadap Prestasi Karyawan Administrasi pada PT Agri Andalas Bengkulu”

 

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalahnya adalah apakah motivasi berpengaruh terhadap prestasi karyawan administrasi ?

 

Tujuan

Berdasarkan perumusan masalah yang ada, maka tujuan dilakukannya penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh motivasi terhadap prestas karyawan administrasi.

 

Manfaat

Berdasarkan tujuan penelitian, maka manfaat dari penelitian ini adalah memberikan tambahan informasi dan masukan sebagai bahan pertimbangan dalam motivasi yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi karyawan administrasi.

 

Batasan Masalah

Agar permasalahan yang dibahas tidak keluar dari topik pembahasan, maka dalam kajian tugas akhir ini hanya terbatas pada :

1.         Penelitian ini hanya membahas pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan administrasi.

2.         Responden dalam penelitian ini hanya karyawan bagian administrasi PT Agri Andalas dan menggunakan data kuesioner dengan skala likert.

3.         Pada penelitian kali ini tidak membahas variabel lain selain variabel motivasi dan prestasi karyawan

4.         Sampel yang digunakan yakni sampling jenuh, semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.

5.         Pengolahan data ini menggunakan software SPSS versi 25 for windows.

 

Hipotesis Penelitian Parsial

Ho: Tidak terdapat pengaruh antara motivasi terhadap prestasi karyawan administrasi di PT Agri Andalas.

Ha: Terdapat pengaruh antara motivasi terhadap prestasi karyawan administrasi di PT Agri Andalas.

 

METODOLOGI

 

Objek Penelitian

Objek penelitian ini adalah motivasi sebagai variabel independen terhadap prestasi karyawan administrasi sebagai variabel dependen. Pelaksanaan penelitian ini selama 3 bulan yang dimulai tanggal 24 februari sampai dengan 30 Mei 2019 berlokasi di PT  Agri Andalas Desa Dermayu, Air Periukan, Kabupaten Seluma, Bengkulu Pengaruh Motivasi terhadap Prestasi Karyawan Administrasi.

 

Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi pada penelitian ini adalah karyawan bagian administrasi PMKS PT Agri Andalas berjumlah 11 orang. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu mengambil semua populasi untuk dijadikan sebagai sampel. Maka ditentukan sampel sebesar 11 orang.

 

Definisi Variabel Penelitian

Variabel penelitian yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah motivasi dan prestasi karyawan. Definisi dari setiap variabel sebagai berikut:

1.         Motivasi mempersoalkan bagaimana cara mendorong gairah kerja bawahan, agar mereka mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan keterampilan untuk mewujudkan tujuan perusahaan (Hasibuan, 1999).

2.         Prestassi merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasan konsumen dan memberikan kontribusi ekonomi (Amstrong dan Baron, 1998).


Metode Pengumpulan Data

1.         Pengamatan (Observasi). Peneliti melakukan pengamatan langsung di PMKS PT Agri Andalas Bengkulu

2.       Angket (Kuisioner), yaitu teknik pengumpulan data dengan memberikan daftar pertanyaan kepada responden. Dalam pengukurannya, setiap responden diminta pendapatnya mengenai suatu pernyataan, dengan skala penilaian Likert dari 1 (satu) sampai 5 (lima) dengan ketentuan Sangat Tidak Setuju (STS) nilai bobot 1 (satu), Tidak Setuju (TS) nilai bobot 2 (dua), Ragu-Ragu (R) nilai bobot 3 (tiga), Setuju (S) nilai bobot 4 (empat), Sangat setuju (SS) nilai bobot 5 (lima).

 

Metode Pengolahan Data

Metode pengolahan merupakan cara yang dilakukan untuk proses pengolahan data yang telah diperoleh. Adapun langkah pengolahan data sebagai berikut :

1. Uji Instrumen

a.     Uji Validitas. Uji ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesahihan dari kuisioner. Kesahihan disini mempunyai arti kuisioner yang digunakan mampu untuk mengukur apa yang akan diukur oleh kuisioner (kebenaran). Uji validitas ini dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung (nilai corrected itemtotal correlation) dengan r tabel. Dengan ketentuan nilai r tabel untuk degree of freedom (df) = n – 2 (n adalah jumlah sampel) dan tingkat signifikansi 0,05.

b.     Uji Reliabilitas. Uji reliabilitas merupakan uji kehandalan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh sebuah alat ukur dapat diandalkan atau dipercaya. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memiliki Cronbach Alfa > 0,60 (Ghozali, 2001).

 

3. Analisis Regresi Linier Sederhana

Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier sederhana yaitu suatu analisis yang mengkukur pengaruh antara vaiabel bebas terhadap variabel terikat. Adapun persamaannya sebagai berikut (Sujarweni, 2015):

 𝒀 = a + 𝒃x

Keterangan:

Y = Prestasi karyawan Administrasi

a  = Konstanta

b  = Koefisien regresi

X = Motivasi 

Pengujian hipotesis atas regresi dan korelasi digunakan dengan alat analisis berikut: 

a.     Pengujian Regresi secara Parsial (Uji t)

b.    Koefisien Determinasi

analisis regresi linier sederhana adalah hubungan secara linier antara satu variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y)  Analisis ini untuk mengetahui arah hubungan antara variabel independent dengan variabel dependen apakah positif atau negatif. 

Pengumpulan Data

Responden dalam kuisioner yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah karyawan bagian administrasi kantor PMKS PT Agri Andalas, yaitu kerani payroll, pembantu kerani1, pembantu kerani2, kasir, kerani transport, kerani timbang1, kerani timbang2, KA.gudang, kerani gudang1, kerani gudang2, kerani gudang3 . Jumlah responden dalam kuisioner ini terdapat 11 orang.

 

Karakteristik Responden

1.    Jenis Kelamin

2.  Status Pernikahan

3.    Usia

4.    Tingkat Pendidikan

Sumber: Data Olahan Kuisioner (2020)

Pengolahan Data

 

Uji Validitas dan Reliabilitas Kuisioner

 

 

       Hasil Uji Validitas

 

Sumber: Data Olahan Kuesioner spss 25, 2020

    

   

 

 

 

 

Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020

 

Hasil Uji Realibilitas

Reliabel variabel motivasi (x)

Sumber: Data Olahan Kuesioner spss 25, 2020

 

Reliabel variabel prestasi (Y)

Sumber: Data Olahan Kuesioner spss 25, 2020

 

Analisis dan pembahasan

Regresi Linier Sedehan

 

1. Uji Determinasi

Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020

 

2. Uji Regresi dan Uji parsial (t)

Y = a+bx

 

Y = 18,995 + 1,567X

 

Sumber: Data Olahan Kuesioner SPSS 25, 2020

 

Persamaan regresi, Y=18,995 + 1,567X yang dapat diartikan:

a.       Prestasi karyawan dapat dilihat pada nilai konstanta sebesar 18,995 dengan asumsi tidak memperhitungkan adanya variabel motivasi.

 

b.         Motivasi bertanda positif terhadap kinerja dengan koefisien regresi sebesar 1,567. Nilai signifikan sebesar 0,006 dibawah 0,05. Hasil perhitungan pada regresi sederhana diperoleh nilai t hitung berada pada daerah Ho ditolak dan Ha diterima maka angka tersebut menunjukkan nilai yang signifikan yang artinya terdapat pengaruh antara motivasi terhadap kinerja karyawan administrasi.

 

Pembahasan

Pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan  berdasarkan nilai R Square yang didapat sebesar 0,587 atau 58,7%  menjelaskan besarnya pengaruh variabel X (motivasi) terhadap variabel Y (prestasi karyawan). Nilai R Square di atas dapat diartikan bahwa besarnya pengaruh variabel X terhadap Y adalah sebesar 58,7% sedangkan sisanya 41,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang diteliti dalam penelitian ini.

Pengaruh motivasi terhadap prestasi karyawan berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai t hitung 3,579 dan taraf signifikan 0,006 lebih kecil dari 0,05, yang berarti bahwa secara statistik membuktikan bahwa motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.

       Persamaan regresi sederhana yang didapatkan adalah Y = 18,995 + 1,567X 

 

 

Kesimpulan

 

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat disimpulkan menjadi beberapa hal sebagai berikut :

1.         Hasil analisis koefisien regresi, maka didapatkan persamaan regresi linier sederhana yaitu : Y=18.995 + 1.567X

2.         H1 : bi ≠ 0 yang artinya motivasi berpengaruh signifikan dan positif secara parsial terhadap kinerja karyawan administrasi di perusahaan PT Agri Andalas.

3.         Berdasarkan uji probabilistik statistik, dengan thitung 3,579 dan sig. sebesar 0,006 yang lebih kecil dari 0,05 pada taraf nyata 5%.

4.         Besarnya variabel motivasi (X) terhadap prestasi karyawan (Y) sebesar 58,7%.

 

Saran

 

Dari kesimpulan yang telah diperoleh maka, dapat diberikan saran sebagai berikut :

1.    Pemberian motivasi dapat meningkatkan gairah bekerja pada karyawan yang berdampak pada hasil kerja atau prestasi karyawan.

2.    Perusahaan hendaknya mempertahankan semangat atau gairah karyawan dalam bekerja dengan selalu memberikan motivasi kerja kepada karyawan. Karena karyawan adalah asset penting perusahaan.

3.    Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dapat menganalisis lebih dari dua variabel dengan menggunakan regresi linier berganda.  

DAFTAR PUSTAKA

 

Fahmi, I. (2018). Pengantar Ilmu Kepemimpinan. Depok: Rajawali Pers.

Kaswan. (2016). Pengembangan Manajemen. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2015). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustakabarupress.

Sukmalana, S. (2008). Metode dan Teknik Penulisan Karya Ilmiah (Tesis dan Disertasi). Jakarta: Universitas Suryadharma.

Sunyoto, D. (2012). Analisis Validitas & Asumsi Klasik. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.

Sutrisno, E. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Wirjana, B. R. (2007). Mencapai Manajemen Berkualitas. Yogyakarta: ANDI

 

 


Komentar